KONFIGURASI PROXY SERVER LINUX

1. Instalasi

Pertama-tama install terlebih dahulu squid melalui synaptic atau melalui command prompt dengan cara :

#sudo apt-get install squid

Setelah selesai maka Squid langsung dapat di konfigurasikan dengan cara :

#sudo vi /etc/squid/squid.conf

Tetapi sebelum di edit terlebih dahulu backup dulu file aslinya agar kalau rusak bisa dikembalikan ke default :

#sudo cp /etc/squid/squid.conf /etc/squid/squid.conf.bak

2. Konfigurasi Squid

Selanjutnya konfigurasi script Squid :

#sudo vi /etc/squid/squid.conf

Akan muncul file konfigurasi squid yang sangat panjang, berikut langkah-langkah yang harus diperhatikan….

a. HTTP Port : Merupakan port yang digunakan untuk menjalankan Squid

http_port 8080


b. Visible Host Name : Agar jika terjadi error Squid dapat menemukan hostname yang valid

visible_hostname localhost

localhost bisa diganti menjadi ip (e.g 192.168.0.254) atau domain seperti proxy.anu.com

 

c. Cache Manager : Untuk mendefinisikan email address dari Cache Manager Squid

cache_mgr admin@domain.com


d. Direktori Cache Squid : Mendefinisikan letak direktori squid beserta besarannya.

Angka 500 menunjukkan ukuran direktori dalam MB

Angka 16 menunjukkan jumlah sub direktori tingkat 1

Angka 256 menunjukkan jumlah subdirektori tingkat 2 dari subdirektori tingkat 1

Jumlah diatas makin besar makin baik

cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256


e. Filtering : Ini merupakan bagian terpenting dari Squid, dengan ini kita bisa mngatur rule-rule, dari mulai siapa saja yang bisa mengakses internet sampai website apa yang diizinkan untuk di akses.

Access List : Siapa saja yang dapat mengakses Internet

acl akses src 192.168.0.1/255.255.255.255

acl : merupakan perintah access list

akses : nama user yang memiliki IP atau group

src : merupakan source ip yang digunakan, bisa menggunakan range jika ingin membuat group

acl group-it src 192.168.0.1-192.168.0.12/255.255.255.255

Filtering Waktu : Memberikan izin akses berdasarkan waktu dan hari

acl waktu-akses time MTWHFA 08:00-16:00

acl : perintah access list

waktu-akses : caption untuk perintah acl

time : perintah squid utk mendefinisikan waktu

MTWHFA : merupakan perintah squid untuk mendefinisikan waktu M : Monday, T : Tuesday, etc…..

08:00-16:00 : Merupakan waktu yang diperbolehkan untuk memberikan akses internet ke pengguna

Filtering Website : Memfilter website apa saja yang tidak boleh diakses oleh pengguna.

Sebelumnya harus dibuat dulu suatu dokumen yang berisikan list-list url yang akan diblock, dengan perintah

#sudo vi /etc/squid/pornourl.txt

kemudian isikan dengan :

www.worldsex.com

www.17tahun.com

dll

Lalu berikan perintah squid pada file Squid.conf dengan perintah :

acl blokporno dstdomain “/etc/squid/pornourl.txt”

Filtering Keyword : Memfilter keyword yang dimasukkan oleh para pengguna, misalkan pengguna memasukkan kata ’sex’ di google maka Squid akan membloknya.

Sebelum menambahkan perintah di Squid.conf, kita harus membuat file yang berisikan keyword-keyword yang akan diblok dengan perintah :

#sudo vi /etc/squid/keywordblock.txt

Lalu isi dengan kata-kata yang akan di blok :

sex

porn

fuck

dll….

Dan berikan perintah di Squid.conf dengan perintah :

acl keywordblok url_regex -i “/etc/squid/keywordblock.txt”

Perintah-perintah filter ini cukup untuk membuat Squid Server sederhana,

Selanjutnya memberikan hak akses pada aturan-aturan yang telah dibuat sebelumnya. Di Squid perintahnya dinamakan http_access. Perintahnya adalah sebagai berikut :

http_access deny blokporno # men-deny semua url yang terdapat pada acl blokporno

http_access deny keywordblock # men-deny keyword yang ada pada acl keywordblock

http_access waktu-akses aku # Memperbolehkan acl waktu-akses pada acl user aku

http_access deny all # Men-deny semua user yang tidak terdaftar pada squid.conf

http_reply_access allow all #default

icp_access allow all #default

Kemudian jangan lupa men-save file konfigurasi squid.conf yang telah diedit dengan menggunakan perintah :

:wq #w : menyimpan q: keluar (Perintah vi)

Lalu pada command terminal anda ketikan perintah ;

#sudo squid -z

 

f. Transparent Proxy

Merupakan suatu teknik agar Squid Proxy menjadi transparent atau tidak terlihat, maksudnya jika biasanya kita memasukkan alamat proxy pada setiap browser (firefox, etc..), jika transparent proxy diterapkan maka pada browser tidak akan kelihatan kita memasukkan alamat proxy kita.

Sebelum memasukkan perintah transparent proxy pada squid, maka kita harus melakukan perintah iptable agar dapat meredirect port yang ada pada komputer client. Maksudnya jika squid kita set pada port 3128, maka permintaan client yang umumnya internet itu berada pada port 80 maka kita harus meredirect port 80 dari client tersebut ke port proxy kita yang berada pada port 3128.

IP Forwarding, agar transparent proxy dapat diterapkan, maka kita harus mengaktifkan Ip Forwarding

dengan memberikan nilai 1 pada file “/proc/sys/net/ipv4/ip_forward” dengan cara :

#sudo echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Tetapi perintah tersebut harus kita jalankan auto startup, agar jika komputer squid mati kita tidak perlu repot2 menjalankan perintah tersebut secara terus menerus.

Berikutnya kita harus menjalankan ip_tables agar client dapat meredirect port squid server kita dengan perintah :

#sudo iptables -A PREROUTING -t nat -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 8800

Kemudian restart proxy dengan perintah :

#sudo /etc/init.d/squid restart

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s