Bahaya Terjatuh Saat Balita

Saat kita masih kecil tentu senang bermain, bercanda, lari-larian dan pernahkan anda atau anak anda  saat bermain lalu jatuh dalam keadaan duduk? jika pernah hal itu perlu diwaspadai. Memang saat itu atau beberapa bulan kemudian belum terasa akibatnya

Efek dari terjatuh tadi sangat fatal karena terjadi penyumbatan pembuluh darah pada bagian dekat tulang punggung, yang mengakibatkan tubuh nejadi cepat lelah, jika terlalu banyak aktivitas wajah terlihat cepat lasu, dan terjadi sesak nafas berkepanjangan. Sesak nafas tersebut tidak ada hubungannya dengan asma atau penyakit paru-paru lainnya tetapi karena darah yang menuju paru-paru tersumbat jika anak anda dirawat dirumah sakit dan diberi oksigen sebaiknya anda menolaknya karena bisa dipastikan anak anda akan semakin sesak nafas. Cara untuk mengobatinya dengan melakukan penyasapan agar asap tersebut dihirup anak anda, alat untuk pengasapan tersebut biasanya terdapat di UGD.

Jika sang anak merasa lelah atau capek jangan memijitnya pada bagian punggung karena jika pijitan anda tepat mengenai pembuluh darah yang tersumbat tersebut, mungkin saja akan pecah dan membahayakan syaraf anak anda. Jadi biasakan mengelus-elus punggung anak anda dan memijit telapak kakinya tentunya dengan pelan. Insya Allah dengan disertai do’a dan memohon pada Yang Maha Kuasa bisa sembuh.

Tidur Menggunakan Lampu,Percepat Terserang Kanker

Bahaya Tidur Menggunakan Lampu Terang

Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.
Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.

Sumber: http://apakabardunia.com